Selasa, 4 Agustus 2026

Sekolah Rusak Parah di Tasikmalaya, Siswa Belajar dalam Ancaman Atap Roboh

Dua institusi pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya, yakni SDN 2 Bojonggambir dan SMPN 1 Bantarkalong, berada dalam kondisi memprihatinkan akibat kerusakan berat pada bangunan fisik. Meskipun para siswa harus mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan perasaan cemas di bawah ancaman atap runtuh, prestasi akademik dan nonakademik tetap berhasil ditorehkan.

Kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, harus dilalui para siswa dengan perasaan cemas akibat kondisi infrastruktur sekolah yang mengalami kerusakan berat dan mengancam keselamatan.

Sebanyak 110 pelajar di SD Negeri 2 Bojonggambir terpaksa beraktivitas di dalam ruang kelas beratap bolong serta berdinding retak, sementara bangunan tersebut belum pernah tersentuh renovasi sejak berdiri pada 2003.

"Semua ruangan kurang layak dan kalau musim hujan dipastikan bocor sehingga sangat mengganggu proses belajar," ungkap Kepala SDN 2 Bojonggambir, Ridwan, mengenai kondisi fasilitas sekolahnya.

Situasi serupa juga melanda SMP Negeri 1 Bantarkalong di mana tiga ruangan dilaporkan ambruk pada sore hari akibat material bangunan yang sudah lapuk dimakan usia.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah menerima usulan revitalisasi dari pihak sekolah dan saat ini anggaran perbaikan infrastruktur pendidikan tersebut tengah diproses melalui dinas terkait.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.