Kemenkumham AS Cabut Kewarganegaraan 24 Orang, Catat Rekor Terbesar Sepanjang Sejarah
Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengambil langkah hukum masif dengan mencabut status kewarganegaraan dari 24 orang yang didakwa melakukan berbagai pelanggaran berat. Pengajuan gugatan yang berlangsung antara 20 Juli hingga 3 Agustus tersebut mencatatkan rekor sebagai operasi denaturalisasi terbesar sepanjang sejarah departemen.
Para individu yang digugat merupakan warga negara naturalisasi yang berasal dari 17 negara berbeda, termasuk Pakistan, India, Kolombia, Nigeria, hingga Swedia. Berdasarkan berkas dakwaan, mereka dituduh memperoleh kewarganegaraan melalui penipuan serta menyembunyikan rekam jejak kriminal seperti kekerasan dalam rumah tangga dan pemalsuan identitas.
Pelaksana Tugas Jaksa Agung Todd Blanche menegaskan bahwa status kewarganegaraan merupakan hak istimewa yang harus didapatkan secara jujur dan sah. "Tindakan hukum hari ini membuktikan komitmen kami dalam menjaga integritas proses naturalisasi serta memastikan keamanan masyarakat," ujar Blanche dalam keterangannya.
Kasus-kasus terbaru ini mendongkrak total pengajuan denaturalisasi oleh DOJ menjadi 88 perkara sejak 20 Januari 2025 di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. Sejumlah contoh spesifik mencakup pencabutan status warga negara di Carolina Utara yang terbukti melakukan percobaan pembunuhan setelah sebelumnya mendaftar melalui jalur militer.
Asisten Jaksa Agung Divisi Sipil Brett Shumate menambahkan bahwa instansinya akan terus memaksimalkan seluruh instrumen hukum yang tersedia. "Kami bergerak dengan kecepatan tinggi untuk mencabut status pihak-pihak yang mencoba menipu pemerintah federal," tegasnya menutup penjelasan.
Artikel Lainnya
Dua senator Partai Republik yang sebelumnya sempat menahan dukungan kini siap meloloskan Todd Blanche sebagai Jaksa Agun...
Hubungan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan renggang ...
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan pemasangan tanda peringatan di luar kompleks Smithsonian Institution...
Pemilu pendahuluan Senat AS di Michigan mempertemukan dua figur kuat Partai Demokrat, Abdul El-Sayed dan Haley Stevens, ...
Keluarga tentara Amerika Serikat yang gugur dalam konflik di Irak mengungkapkan bahwa kampanye militer dan pasokan senja...