Selasa, 4 Agustus 2026

Kasus Penculikan Nancy Guthrie Ungkap Strategi Unabomber, Polisi Rilis Catatan Misterius

Kepolisian Pima County secara resmi merilis dua catatan tebusan yang diyakini kredibel terkait penculikan Nancy Guthrie, ibu dari presenter TV Savannah Guthrie. Langkah ini mengadopsi taktik penyelidikan masa lalu yang sukses memecahkan kasus teror Unabomber pada tahun 1995 dengan mengharapkan bantuan pengenalan dari masyarakat luas.

Kepolisian Pima County merilis dua catatan tebusan yang dianggap kredibel dalam penyelidikan kasus penculikan Nancy Guthrie, wanita berusia 84 tahun yang juga ibu dari presenter "Today" Savannah Guthrie. Perilisan pesan ini dilakukan untuk memancing petunjuk publik enam bulan setelah korban dilaporkan hilang dari kediamannya di Tucson, Arizona, pada awal Februari lalu.

Langkah kepolisian tersebut dinilai mirip dengan strategi investigasi bersejarah yang pernah menguak kasus teror Unabomber pada tahun 1995 silam. Saat itu, FBI atas rekomendasi penyidik mempublikasikan manifesto pelaku dengan taruhan bahwa seseorang akan mengenali gaya penulisan tersebut.

"Langkah ini sangat jarang diambil secara sengaja untuk mempublikasikan kata-kata pelaku ke hadapan publik," ujar Lisa Miller, seorang mantan penyelidik asal Colorado yang mengikuti perkembangan kasus ini.

Strategi publikasi manifesto Unabomber terbukti berhasil setelah saudara pelaku, David Kaczynski, mengenali gaya penulisan saudaranya dan melaporkannya kepada pihak berwajib. Kini, aparat penegak hukum berharap pola serupa dapat mendatangkan informasi krusial dari masyarakat yang mengenali gaya bahasa dalam catatan tebusan tersebut.

Sheriff Pima County, Chris Nanos, menyebutkan bahwa catatan-catatan tersebut memiliki gaya linguistik unik dan diyakini berasal dari pengirim yang sama. Pesan tersebut jauh lebih singkat dibanding manifesto Unabomber namun tetap memuat frasa khas yang menonjol.

"Ada sejumlah informasi dalam catatan ini yang mungkin bisa memicu seseorang untuk mengatakan bahwa mereka mengenali gaya penulisan tersebut," ungkap Chris Nanos melalui video yang diunggah ke platform media sosial.

Pakar penyelidikan menilai bahwa catatan tebusan itu tidak ditulis menggunakan kecerdasan buatan karena menampilkan tata bahasa yang tidak merata serta pengulangan emosional yang khas. Polisi mendesak siapa saja yang memiliki informasi untuk segera melapor melalui saluran darurat FBI.

Hingga saat ini, total hadiah uang tunai senilai lebih dari 1,2 juta dolar Amerika Serikat masih belum diklaim oleh siapapun sejak hari pertama penculikan tersebut dilaporkan.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.