Sabtu, 5 September 2026

Kemarau Panjang Terjang Sukabumi, 35 Hektare Kebun Kumis Kucing Gagal Panen

Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyebabkan sekitar 35 hektare lahan tanaman obat kumis kucing mengalami gagal panen total. Minimnya pasokan air dan surutnya debit irigasi membuat tanaman layu, memaksa puluhan buruh tani dirumahkan dan mengganggu rantai pasok ekspor nasional.

Krisis air bersih akibat musim kemarau panjang melumpuhkan sektor pertanian di Desa Ambarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebanyak 35 hektare lahan tanaman obat kumis kucing di wilayah tersebut mengalami kekeringan parah hingga berujung pada gagal panen total.

Berdasarkan pantauan di lokasi, area tanam yang mulanya hijau kini berubah menjadi hamparan gersang tertutup mulsa plastik. Sebagian besar tanaman herbal itu mati dan menyisakan batang rapuh setelah tidak tersentuh air hujan sejak awal Mei hingga September.

Kepala Desa Ambarjaya, Eman Suherman, mengungkapkan bahwa fenomena ini merupakan pukulan telak bagi produktivitas warga setempat. Kondisi hulu sungai di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango mengalami penyusutan debit air yang sangat drastis.

"Kurang lebih 30 sampai 35 hektare kering semuanya, tidak bisa dipanen akibat kemarau tiga bulan ini," ujar Eman saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).

Gagal panen massal ini berdampak langsung pada sektor ketenagakerjaan di desa tersebut. Dari total 40 tenaga kerja yang biasanya diandalkan, sekitar 60 persen di antaranya terpaksa dirumahkan karena operasional kebun dihentikan sementara.

Selain sektor tenaga kerja, penurunan produksi ini turut mengganggu suplai bahan baku industri jamu dan obat luar negeri. Biasanya, kawasan tersebut mampu mengirimkan hingga 30 ton hasil panen setiap bulan ke pabrik pengolahan di Jawa Tengah.

"Sekarang mah paling hanya 3 sampai 4 ton saja karena cuma mengandalkan sisa-sisa yang masih ada," kata Eman menambahkan.

Pemerintah Desa Ambarjaya kini mendesak instansi terkait untuk segera menyalurkan bantuan air bersih guna memenuhi kebutuhan konsumsi harian warga di tengah ancaman krisis lanjutan.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.