Selasa, 4 Agustus 2026

Pasar Baru Bandung Ditata Ulang, Integrasi BRT Siap Pacu Geliat UMKM

Pemerintah Kota Bandung mengintegrasikan rencana penataan kawasan Pasar Baru dan sentra UMKM dengan koridor operasional Bus Rapid Transit (BRT). Seluruh pembangunan fisik, termasuk gapura penanda kawasan, diwajibkan memenuhi standar teknis agar tidak menghambat mobilitas armada bus massal.

Dinas Perhubungan Kota Bandung memastikan revitalisasi kawasan perdagangan Pasar Baru akan disesuaikan secara menyeluruh dengan jalur operasional Bus Rapid Transit. Kebijakan ini diambil agar setiap infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat tidak mengganggu kelancaran layanan transportasi publik tersebut.

Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyatakan bahwa pembangunan fisik seperti gapura kawasan harus dirancang melalui koordinasi intensif bersama tim teknis BRT. Langkah pencegahan ini diperlukan mengingat kawasan tersebut berada tepat di jalur lintasan armada bus berukuran besar.

"Makanya dalam menyusun atau membuat gapura di depan itu harus berkoordinasi dengan tim BRT. Karena nanti di situ akan menjadi jalur operasional bus. Minimal ketinggiannya sekitar 4,2 meter," ujar Rasdian, Minggu (2/8/2026).

Ketentuan batas ketinggian tersebut diterapkan demi menjamin aspek keselamatan perjalanan serta mencegah risiko benturan antara bodi bus dengan bangunan melintang. Standar ruang bebas ini bersifat wajib bagi setiap elemen penataan infrastruktur di koridor tersebut.

Sebagai pendukung mobilitas perkotaan, Terminal Antapani turut disiapkan sebagai stasiun akhir atau end station untuk rute tertentu. Integrasi moda transportasi ini ditargetkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat aksesibilitas menuju sentra UMKM Pasar Baru.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.