Sambut HUT ke-81 RI, PLN Siagakan Pasukan Khusus Jaga Keandalan Listrik Transmisi
PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah melalui Unit Pelaksana Transmisi Karawang mengintensifkan pengamanan infrastruktur kelistrikan menjelang perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia. Upaya preventif ini melibatkan pemeriksaan berkala serta pengerahan tim ahli untuk mengawal kestabilan pasokan energi di berbagai wilayah strategis.
Salah satu rangkaian pengamanan difokuskan pada perbaikan komponen jumper konduktor di jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi 500 kV Deltamas hingga Cibatu II. Pekerjaan teknis tersebut dieksekusi langsung oleh sepuluh anggota Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan yang memiliki kualifikasi sertifikasi tinggi.
"Menyambut HUT ke-81 RI, kami memastikan seluruh instalasi transmisi berada dalam kondisi optimal melalui inspeksi dan pemeliharaan yang terencana," jelas General Manager PLN UIT JBT, Amiruddin, dalam keterangan resminya.
Amiruddin menambahkan bahwa penerapan metode khusus pada perbaikan tersebut memungkinkan pengerjaan selesai dengan baik tanpa harus memadamkan aliran listrik. Dengan demikian, aktivitas masyarakat luas maupun sektor manufaktur komersial di kawasan industri tetap berjalan lancar.
Sebagai pilar utama sistem interkoneksi regional, kesiapan jaringan transmisi bertegangan tinggi ini menjadi fondasi penting dalam mendukung suksesnya seluruh agenda kenegaraan serta perayaan hari kemerdekaan di berbagai daerah.
Artikel Lainnya
Badan Pusat Statistik mencatat inflasi tahunan Jawa Barat pada Juli 2026 berada di level 2,72 persen dengan Indeks Harga...
Krisis pelayaran komersial pengangkut minyak di kawasan Timur Tengah memburuk secara drastis setelah rentetan serangan m...
PT Asuransi Tokio Marine Indonesia mengemas edukasi pencegahan risiko dan keselamatan rumah melalui acara interaktif di ...
Gelombang protes masif yang digerakkan oleh Generasi Z mengguncang India akibat krisis pengangguran lulusan muda dan ska...
Raksasa retail fesyen cepat Shein menghadapi tekanan berat menjelang rencana penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Hong ...