Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Kepulauan Seribu, Getaran Dirasakan Hingga Sukabumi
Gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 5,9 mengguncang kawasan Pantai Timur Administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) pukul 05.25 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di koordinat 5,24 derajat Lintang Selatan dan 106,78 derajat Bujur Timur, tepatnya di laut sekitar 69 kilometer timur laut Kepulauan Seribu pada kedalaman 368 kilometer.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, aktivitas seismik tersebut merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas intraslab. Hasil analisis lanjutan menunjukkan bahwa pergerakan batuan pada gempa ini memiliki mekanisme geser turun.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Wijayanto dalam keterangan rilis tertulisnya pada Sabtu pagi.
Meski berpusat di perairan DKI Jakarta, guncangan gempa tersebut juga dirasakan oleh sebagian masyarakat di luar wilayah ibu kota, salah satunya di Sukabumi, Jawa Barat. Sejumlah warga melaporkan merasakan getaran dinding rumah dan jendela yang berdurasi selama beberapa detik saat bersiap menyambut pagi.
Dija (25), seorang warga Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, mengaku merasakan getaran ketika dirinya hendak mengambil air wuduk menjelang pagi. Getaran tersebut dirasakan sekilas mirip dengan laju kendaraan truk berat yang melintas di dekat rumahnya.
"Itu beberapa detik dan saya lihat dinding juga serasa bergetar, gak lama guncangannya hilang kembali," kata Dija saat dihubungi pada hari yang sama.
Senada dengan Dija, Saepul (26), warga Kecamatan Citamiang, juga dikejutkan oleh getaran yang menggoyang kaca jendela kamarnya saat sedang berbaring. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat hingga kini masih memantau serta menghimpun laporan resmi terkait potensi kerusakan akibat guncangan tersebut.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), wilayah pesisir utara Jakarta dan Jawa Barat termasuk dalam zona yang kerap merasakan dampak sebaran energi gempa bumi dalam akibat karakteristik lempeng tektonik regional.
Artikel Lainnya
Kementerian Sosial Republik Indonesia memegang peran vital dalam menangani urusan kesejahteraan masyarakat dan pengentas...
Indonesia saat ini terbagi menjadi 38 provinsi yang dikepalai oleh seorang gubernur dengan berbagai dinamika sejarah sej...
Tiga pegawai negeri sipil Pemerintah Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata di Distrik Mu...
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons kondisi memprihatinkan SMA Al Kautsar Cigalontang di Kabupaten Tasikmalaya ya...
Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang ...