Senin, 14 September 2026

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Kepulauan Seribu, Getaran Dirasakan Hingga Sukabumi

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu pada Sabtu pagi. Getaran gempa yang berpusat di laut pada kedalaman 368 km tersebut turut dirasakan oleh sejumlah warga di Sukabumi, Jawa Barat, namun dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 5,9 mengguncang kawasan Pantai Timur Administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) pukul 05.25 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di koordinat 5,24 derajat Lintang Selatan dan 106,78 derajat Bujur Timur, tepatnya di laut sekitar 69 kilometer timur laut Kepulauan Seribu pada kedalaman 368 kilometer.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, aktivitas seismik tersebut merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas intraslab. Hasil analisis lanjutan menunjukkan bahwa pergerakan batuan pada gempa ini memiliki mekanisme geser turun.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Wijayanto dalam keterangan rilis tertulisnya pada Sabtu pagi.

Meski berpusat di perairan DKI Jakarta, guncangan gempa tersebut juga dirasakan oleh sebagian masyarakat di luar wilayah ibu kota, salah satunya di Sukabumi, Jawa Barat. Sejumlah warga melaporkan merasakan getaran dinding rumah dan jendela yang berdurasi selama beberapa detik saat bersiap menyambut pagi.

Dija (25), seorang warga Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, mengaku merasakan getaran ketika dirinya hendak mengambil air wuduk menjelang pagi. Getaran tersebut dirasakan sekilas mirip dengan laju kendaraan truk berat yang melintas di dekat rumahnya.

"Itu beberapa detik dan saya lihat dinding juga serasa bergetar, gak lama guncangannya hilang kembali," kata Dija saat dihubungi pada hari yang sama.

Senada dengan Dija, Saepul (26), warga Kecamatan Citamiang, juga dikejutkan oleh getaran yang menggoyang kaca jendela kamarnya saat sedang berbaring. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat hingga kini masih memantau serta menghimpun laporan resmi terkait potensi kerusakan akibat guncangan tersebut.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), wilayah pesisir utara Jakarta dan Jawa Barat termasuk dalam zona yang kerap merasakan dampak sebaran energi gempa bumi dalam akibat karakteristik lempeng tektonik regional.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.