Helikopter Gagal Evakuasi Pemadam, Tiga Petugas Tewas Terjebak Kebakaran Hutan Colorado
Tim investigasi federal merilis laporan awal yang mengungkap detik-detik mencekam sebelum insiden kebakaran hebat merenggut nyawa kru pemadam di lereng barat Colorado. Helikopter yang dikerahkan tidak mampu mendarat di lokasi karena pekatnya asap membuat visibilitas di area tersebut turun drastis hingga mendekati angka nol.
Berdasarkan kronologi kejadian, tim pemadam yang berbasis di Garfield County tersebut bertugas memadamkan Knowles fire pada akhir Juni dalam kondisi cuaca ekstrem. Embusan angin kencang mencapai 50 mph serta material kering membuat api menyebar dengan cepat dan bergabung dengan titik api baru akibat sambaran petir.
"Helikopter terpaksa membatalkan pendaratan karena jarak pandang yang sangat buruk, memaksa kru di darat segera membuka tenda pelindung darurat," tulis tim investigasi dalam dokumen laporan resmi mereka.
Tragedi tersebut merenggut nyawa tiga petugas di lokasi kejadian termasuk Emily Barker, sementara satu korban luka parah menyusul meninggal dunia pekan lalu. Hingga kini, satu anggota kru lainnya masih menjalani proses pemulihan akibat luka-luka yang diderita.
Menanggapi insiden memilukan ini, Senator AS John Hickenlooper mendesak adanya investigasi mendalam dari tingkat parlemen. "Keluarga para korban berhak mendapatkan jawaban dan kita harus memahami letak kesalahannya agar tragedi serupa tidak terulang," ungkapnya dari lantai Senat.
Artikel Lainnya
Sebuah video yang memperlihatkan aksi pembakaran bendera Merah Putih oleh orang tak dikenal di Gang Moch Fatah 1, Kelura...
Anggota DPR RI Junico Siahaan mendesak Kementerian Komunikasi dan Digital serta lembaga terkait untuk memperketat pengaw...
Pemerintah Kota Bandung meningkatkan penanganan kasus penebangan pohon di Jalan LLRE Martadinata dari pelanggaran admini...
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan pemberian hadiah khusus bagi warga yang aktif melaporkan warung penjual min...
Kepala BKPSDM Kabupaten Majalengka, Ikin Asikin, melaporkan penyebaran poster berisi tuduhan praktik jual beli jabatan A...