Selasa, 4 Agustus 2026

PJT II Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Sungai Citarum, Amankan Pasokan Air Tiga Waduk Utama

Perum Jasa Tirta II memulai Operasi Modifikasi Cuaca di Wilayah Sungai Citarum, Jawa Barat, untuk menambah volume tampungan air di Waduk Saguling, Cirata, dan Jatiluhur. Langkah antisipasi ini dilakukan selama 50 hari guna mengamankan ketahanan pangan dan energi nasional.

Perum Jasa Tirta II secara resmi menggulirkan Operasi Modifikasi Cuaca di Kawasan Aliran Sungai Citarum, Jawa Barat. Langkah taktis ini diambil guna mendongkrak volume air di tiga waduk kaskade utama demi menghadapi ancaman musim kemarau panjang.

Program strategis tersebut difokuskan untuk mengamankan ketersediaan cadangan air baku, menopang sektor pertanian, serta menjaga stabilitas pasokan listrik dari pembangkit tenaga air. Ketiga waduk yang menjadi sasaran utama meliputi Waduk Saguling, Waduk Cirata, dan Waduk Jatiluhur.

"Perum Jasa Tirta II melaksanakan program Operasi Modifikasi Cuaca untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengantisipasi dampak musim kemarau panjang yang sedang terjadi guna mendukung ketahanan pangan nasional, sebagaimana mandat Presiden Republik Indonesia," ujar Direktur Utama PJT II Imam Santoso di Purwakarta, Sabtu (1/8/2026).

Pelaksanaan rekayasa cuaca ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap dalam kurun waktu 50 hari ke depan. Tim teknis mengandalkan metode penyemaian awan responsif yang berpedoman langsung pada hasil pemantauan atmosfer dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Inisiatif mitigasi kekeringan ini merupakan tindak lanjut formal dari instruksi Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum yang dikeluarkan pada akhir Juli 2026.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro News yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari berbagai bidang.
Redaksi Rafael Ribeiro adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari berbagai bidang. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.